Latest News

Showing posts with label bendera. Show all posts
Showing posts with label bendera. Show all posts

Friday, November 1, 2019

Tujuh tempat dalam sketsa zaman dulu

Pesisir Anyer, Banten
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Istana Bogor
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
1828: Benteng Belanda di Sambas
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Jembatan bambu di rute Tondano menuju Manado
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Pulau Beras, Aceh
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Makam Panembahan Sumenep, Madura
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Istana Sultan Tidore
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)

Waktu: abad ke-19
Tempat: Anyer, Bogor, Pulau Bras, Sambas, Sulawesi Utara, Sumenep, Tidore
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Zwiggelaar Auctions
Catatan:

Monday, October 14, 2019

Warga Jakarta merayakan ulang tahun Putri, kelak Ratu, Juliana, 30 April 1946

(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 30 April 1946
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Warga Jakarta berbaris dan menjunjung bendera Belanda dalam merayakan ulang tahun ke-37 Putri Juliana, yang dua tahun kemudian dinobatkan menjadi Ratu Belanda, dan kelak di tahun 1971 merupakan kepala negara Belanda pertama yang berkunjung ke Indonesia setelah puluhan tahun.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Wednesday, August 21, 2019

Anak-anak merayakan hari ulang tahun Ratu Juliana di Cideng, 1946

(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Waktu: 30 April 1946
Tempat: bekas kamp tawanan Cideng (Jakarta)
Tokoh:
Peristiwa: Di masa pendudukan Jepang, militer Jepang mengasingkan para lelaki Belanda ke Manchuria, atau menahannya misalnya di penjara militer Glodok. Kaum wanita dan anak-anak diinternir di beberapa kamp tawanan; salah satu yang terkenaladalah kamp Cideng. Foto di atas memperlihatkan kamp Cideng, sekitar 7 bulan setelah dibebaskan oleh pasukan Inggris. Anak-anak penghuni kamp tampak berbaris untuk merayakan hari ulang tahun Ratu Juliana.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Saturday, July 13, 2019

Foto bocah-bocah kecil di sampul Djawa Baroe, bagian dari propaganda Jepang, 1943

Balita dalam seragam militer Jepang
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Kanak-kanak menaikkan bendera Matahari Terbit
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1943
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Wednesday, June 26, 2019

Soekarno di rapat raksasa lapangan Ikada, 19 September 1945

(klik untuk memperbesar | � BeeldbankWO2/ NIOD)

Waktu: 19 September 1945
Tempat: Lapangan Ikada Jakarta
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Friday, June 7, 2019

Insiden Hotel Yamato, Surabaya 19 September 1945

(klik untuk memperbesar | � BeeldbankWO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | � BeeldbankWO2 / NIOD)

Waktu: 19 September 1945
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa: Pada tanggal 18 September 1945 malam, beberapa orang Belanda mengibarkan bendera merah-putih-biru di puncak Hotel Yamato, yang saat itu berada dalam pengawasan pasukan Jepang. Esok harinya, warga Surabaya meminta penurunan bendera tsb. yang berujung pada tewas dan gugurnya perwakilan dari dua belah pihak. Warga Surabaya kemudian memanjat atap hotel dan merobek warna biru dari bendera Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Tuesday, May 14, 2019

Soekarno, dan Muhammad Hatta, di tahun 1944

7 September 1944: Soekarno dan para pembesar militer Jepang mengibarkan bendera Merah Putih dan Matahari Terbit, kemungkinan di gedung yang sekarang menjadi Istana Merdeka
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Seoakrno, tanpa tutup kepala, di sebuah perbincangan
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
September 1944: Soekarno dan Hatta di sebuah video propoganda Jepang
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: September 1944
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soekarno dan Muhammad Hatta (pejuang kemerdekaan Indonesia)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Foto kedua sejatinya tanpa tahun, tapi kemungkinan besar berasal dari tahun 1943-1945.

Friday, May 10, 2019

Dokumen propaganda Jepang bergambar Soekarno yang disita Sekutu di Singapura, 1944

(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: September 1944
Tempat: Jakarta (?)
Tokoh: Soekarno (pejuang kemerdekaan Indonesia)
Peristiwa: Ketika Sekutu kembali menduduki Singapura, mereka, di sebuah bekas kantor Jepang, menemukan foto yang menampilkan Soekarno berbaris bersama warga Indonesia yang membawa bendera Merah Putih dan Matahari Terbit. Kemungkinan besar foto ini merupakan bahan propaganda karene berisi tulisan dalam bahasa Indonesia, Inggris, serta huruf Kanji dan Katakana, yang menandakan banyaknya pihak yang dituju oleh penyebaran foto ini.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Foto di atas tersobek menjadi empat bagian, dan kemudian direkatkan kembali. Lipatan dan sambungan masih kentara di foto ini.

Wednesday, May 8, 2019

Pemuda-pemudi Pabrik Obat Salemba siap mendukung kemerdekaan, 1945

(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945 (atau 1946?)
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Monday, April 22, 2019

Soekarno dengan bendera Merah Putih dan Matahari Terbit di sampul majalah Djawa Baroe, 1944

(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: September 1944
Tempat: kemungkinan besar Jakarta
Tokoh: Soekarno (tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Tags