Latest News

Showing posts with label pasukan Belanda. Show all posts
Showing posts with label pasukan Belanda. Show all posts

Thursday, September 19, 2019

Jakarta, Oktober 1945: Suasana menjelang bentrokan Belanda-Indonesia

PENGANTAR

Jakarta di sekitar bulan September dan Oktober 1945 berada di situasi yang tidak menentu. Jepang sudah kalah perang, tetapi bala tentaranya masih berada di mana-mana lengkap dengan persenjataannya. Indonesia sudah menyatakan diri merdeka, tetapi aparat negara dan pemerintahan masih dalam tahap pembentukan.

Belanda berusaha kembali ke Indonesia, tetapi di tanah airnya masih terkendala proses pemulihan setelah pendudukan Jerman, dan di Hindia-Belanda terkendala kenyataan bahwa para lelaki dewasa mereka dibuang Jepang ke Manchuria. Sisa-sisa lelaki Belanda berada di penjara militer Jepang, atau jompo dan sakit di penampungan darurat.

Sementara itu Inggris, atas nama pihak Sekutu, mendatangkan kesatuan tentara Indianya dengan tugas resmi mengurus sisa-sisa militer Jepang, tetapi bentrok dengan para pemuda Indonesia yang mencurigai Inggris mempermudah masuknya kembali Belanda ke Indonesia.

Di situasi ini, seorang fotografer bernama H. Ripassa berhasil membuat beberapa foto dari berbagai sudut Jakarta. Kemungkinan besar Ripassa ini seorang campuran Eropa-Asia sehingga dia memiliki berbagai kemudahan untuk bergerak dan mengambil foto. Seri ini akan menampilkan beberapa jepretan dia.

Rombongan tentara Belanda mulai berdatangan di Tanjung Priok
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Markas Sekutu dengan bendera Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua anggota kesatuan KNIL, yang dibentuk kembali, menyiapkan mitraliur
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Tentara Inggris dari kesatuan India memeriksa warga lokal, di latar depan dua pemuda bersenjata dengan seragam milisi Jepang
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Satu truk penuh warga Belanda, termasuk wanita, berseragam militer
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah truk mengangkut jasad tiga pemuda dengan luka tembak
(klik untuk memperbesar | � Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan September/Oktober 1945
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: H. Ripassa
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sunday, July 7, 2019

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (18): berburu celeng di Baturaja dan lain-lain

Berburu babi hutan
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Masak 1
(klik untuk memperbesar | � Bosman / gahetna)
Masak 2
(klik untuk memperbesar | � Bosman / gahetna)
Makan kaleng
(klik untuk memperbesar | � Bosman / gahetna)

Waktu: 17 November 1947
Tempat: Baturaja (Ogan Komering Ulu)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bosman
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Thursday, July 4, 2019

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (17): cuci-cuci di Baturaja

Juli 1947:
Cuci sepatu.
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
17 November 1947:
Prajurit Schoonbeek dan Schriemer sedang cuci sepatu.
(klik untuk memperbesar | � Bosman / gahetna)
17 November 1947:
Cuci meriam.
(klik untuk memperbesar | � Bosman / gahetna)
17 November 1947:
Cuci truk dibantu anak-anak.
(klik untuk memperbesar | � Staal / gahetna)

Waktu: Juli & November 1947
Tempat: Sepancar, Baturaja (Ogan Komering Ulu)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bosman / Staal
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Saturday, June 15, 2019

Beberapa foto dari album seorang tentara Belanda, 1948/1949

Ini adalah 4 halaman dari album foto dari seorang tentara Belanda yang tampaknya aktif di Indonesia di masa sekitar Aksi Polisionil 2.

Halaman ini menunjukkan Soekarno, Hatta, dan Sjahrir setelah ditangkap Belanda, dengan judul "Gevangen!" (tertangkap); Soekarno dan Hatta di Maguwo, menunggu diasingkan ke Bangka; serta Gedung Kegubernuran di Jogjakarta yang diberi judul "Paleis van Soekarno" (Istana  Soekarno) setelah diduduki Belanda.
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Halaman ini diberi judul "Op weg naar Bangka" (menuju Bangka) yang memperlihatkan Soekarno, Hatta, dan Sjahrir digiring pasukan Belanda ke Maguwo untuk diterbangkan ke pengasingan di Bangka.
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Halaman ini menunjukkan barisan tentara NICA yang oleh pemilik album disebut "anjing" (mungkin ironis); seorang prajurit KNIL mengasah kelewang; dan parade panser Belanda.
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)
Halaman ini berisi foto ranjau yang kemungkinan dipasang TNI; kesatuan "Peloppors" sedang makan, yang tampaknya adalah milisi bentukan Belanda yang memerangi bangsanya sendiri; beberapa prajurit Belanda menyeberang sungai; dan foto Ungaran, kemungkinan tempat si tentara pernah bertugas.
(klik untuk memperbesar | � zwiggelaarauctions)

Waktu: 1948/1949
Tempat: Jogjakarta, Ungaran
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Muhammad Hatta (Wakil Presiden RI), Sutan Sjahrir (pejuang kemerdekaan di jalur perundingan dan diplomasi)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Zwiggelaar Auctions
Catatan:

Tags